DOSEN PRODI PERIKANAN UNTRIB MENGIKUTI FGD BERSAMA STAKEHOLDER

BATUNIRWALA_Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi semakin menunjukkan eksistensinya dalam membangun jejaring dengan mitra dari berbagai elemen. Baru-baru ini Untrib Kalabahi kembali mengutus dua orang Dosen dari Program Studi (Prodi) Perikanan yakni Dr. Jahved F. Maro, S.Pi., M.Si dan Yulianto Tell, S.Pi., MT untuk mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama stakeholder kunci tingkat Kabupaten Alor. Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 29 Januari 2026 di aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung upaya peningkatan tata kelola ekosistem pesisir dan perikanan berbasis masyarakat. Kegiatan ini difasilitasi oleh Yayasan Nautika Indonesia Prakasa (Nautika Foundation). Pelaksanaan FGD kali ini membahas tentang Penetapan Unit Pengelolaan Sebagai Calon Wilayah Dampingan Yayasan Nautika di Kabupaten Alor. Turut hadir dalam kegiatan ini, para utusan dari stakeholder kunci antara lain Bappelitbang Kabupaten Alor, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor, UPTD Pengelola Kawasan Konservasi Taman Perairan Kepulauan Alor, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Alor. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diawali dengan acara pembukaan dan pejabat yang membuka kegiatan FGD adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Alor, Bapak Sutio B. Ambao, S.Pi.   

Suasana FGD dalam Aula Kantor DKP Kab. Alor, Kamis, 29 Januari 2026 (Foto: Aset)

Semua peserta FGD mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan menyampaikan gagasan-gagasan konstruktif sebagai bentuk dukungan untuk peningkatan tata kelola ekosistem pesisir dan perikanan berbasis masyarakat. Dalam diskusi tersebut, pihak Untrib Kalabahi yang diwakili oleh Prodi Perikanan banyak memberikan masukan terkait point-point penting  dalam penetapan unit pengelolaan sebagai calon wilayah dampingan Yayasan Nautika Foundation. Sebagian besar dari point-point yang disampaikan oleh Dosen Perikanan Untrib didasarkan pada hasil riset mahasiswa dan Dosen serta berdasarkan pengetahuan akademik kedua Dosen tersebut (*Aset).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *